Ini Dia Bahaya Penggunaan Part Balap di Motor Harian !

Satria F150 Modifikasi

Banyaknya kegiatan balap motor di Tanah Air, mau tak mau membuat banyak para pengguna sepeda motor berniat meniru pernik yang terpasang di tunggangan para pembalap. Tak hanya di motor sport, Tapi juga hingga ke Modifikasi motor bebek & skutik… Tetapi perlu diingat, ada beberapa komponen yang justru bisa membahayakan bagi kita sebagai pemotor, ataupun bagi orang lain sebagai pengguna jalan. Selain itu, ada juga yang malah butuh perawatan ekstra, yang berarti kocek lebih pula. Berikut contohnya :

Pemakaian Ban Cungkring ala Drag Bike

 

Ban Cungkring

Ban ini biasanya di pakai pada balap motor lurus atau drag bike. Pemakaian ban ini akan membuat setang atau kemudi kita menjadi ringan karena bidang karet yang menyentuh aspal sedkit, juga mengurangi bobot kaki-kaki secara signifikan yang berimbas cepatnya akselerasi motor. Tapi kalau dipakai di jalan raya untuk kebutuhan harian, Ban Drag yang Mungil ini justru diharamkan. Tapak ban yang minim cengkraman ke aspal, membuat kondisi menikung jadi minim grip, dan rawan terjatuh… Terlebih saat kondisi jalanan licin.

Karburator Open Filter

 

Jupiter Turbocharger

Karburator yang tanpa dibekali filter udara ini memang membuat motor kesayangan kita menjadi lebih responsif, lantaran asupan udara yang “ngeplong“. Biasanya, digunakan pada skutik hingga bebek harian… Akan tetapi, jika memang berniat memakai karburator jenis ini, Penggunanya harus sering-sering melakukan pengecekan atau membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada bagian depan karburator. Lantaran menganut sistem open filter, sehingga bisa berisiko masuknya kotoran-kotoran yang jauh lebih banyak ke dalam mesin.

Disc Cakram Ukuran Besar

Bahaya Cakram Lebar

Keberadaannya memang bikin tampang Motor kita jadi lebih gagah, Ala pebalap pasar senggol di Indonesia. Apalagi kalau mesin juga sudah dapat sentuhan bore up, Wah pasti makin terasa mantap. Namun sayangnya, tampilan gagah tadi berpotensi celaka juga. Lantaran, Apabila sewaktu-waktu depan kita berhenti mendadak dan kita menekan rem terlalu dalam, bisa terpeleset karena rem depan yang terlalu pakem.

Penggunaan Disc Cakram ukuran besar ini biasanya digunakan di dunia balap motor, lantaran mereka (pebalap) selalu mengerem sedekat mungkin dengan tikungan. Makanya, sektor pengereman harus di-upgrade dengan (ukuran) yang lebih besar. Kalau masih kurang Jelas, Brad & Sist bisa simak artikel berikut tentang Tips Ringan Untuk Memaksimalkan Pengereman Motor !

Nah, Sudah paham kan Risiko serta Bahaya penggunaan Part Balap di Motor Harian ?? Yuk, Kita utamakan Safety Riding !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *